31 Agustus 2009


mampus mampus mampus










26 Agustus 2009

my heaven

It’s the truth if I say you are my eternal lover
everything in the past is like never let go
never knew that love could come and go just like that yo
waiting for you day and night in my dreams and go
summer flow in the night, take flight and glow
that’s forever love

That “you would be with me tomorrow”, it’s gone
Even though we had great times together, why have you gone
Love has always failed to grab my hands
Only you somehow are a little different
I always felt this was fate
From now on
you’re the only one in my life

I want to see you, I want to see you
I’m waiting for you by that sea
My feelings for you
Whether it’s the morning, the afternoon, or the evening
I want to see you, you are my heaven


sky…stars…and my heaven

Only you are missing
But the world is so colorless
The depth of the damage is immeasurable
Those lips of that days are still warm
But even if I keep remembering them, I’m at loss of knowing what to do

Oh boy, memories of you are still in my heart
Oh boy, your messages still remain on my body
So that this unable-to-cool-down heat can be stopped
Oh boy, the cold rain is falling

Because of you

Please don’t vanish, don’t vanish
Please stop the time at that summer
I’m still holding those memories, whether it’s autumn, winter, or spring
For eternity, you are my heaven

Hey, hey, listen to me

Finally the message came
There’s only “I’m sorry”, I really don’t understand at all
Just one more time, come to my side, smiling like those times

I want to see you, I want to see you
I’m waiting for you by that sea
My feelings for you
Whether it’s the morning, the afternoon, or the evening
I want to see you, you are my heaven

randomized post




25 Agustus 2009

anomalimit's one nation under dogs lyrics

verse 1:

there's the war that's inside my head
over and over until it's dead
money, pills, and cheap cigarates
we are the one who leads to the dead
one nation under the dogs
one country under the rocks
shits and shame of masochist that i dont care

verse 2:

and then he comes without any shame
and we're the ones who's gonna be blamed
from monument of government
hear the sound of amusement

sooo lagunya sedikit berbau politik.






yeah i kinda like their song : ONE NATION UNDER DOGS

sorry that i can't upload the song

gw terlalu gaptek HAHAHAHAHA

soooo the lead singer is erwin. he is my friend from the elementary school
and he is a good singer. NAH WIN, KALO LU BACA, BENERAN DEH SUER

bagian chorusnya dia duet sama temennya namanya ray
nah suaranya si ray tuh terdengar *uhukfalsuhuk* yah begitu *untuk ray : maaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaf yah :( nggak mskd jahat kok suer*


wait until i updated something new from them


24 Agustus 2009

apasih maunya dunia ini?

banget banget banget banget

1. gw ga lolos seleksi tim voli
remed pertama kali dalam taon gw kls 9

tapi yg soal voli sih gw rada kecewa yah tapi mau gimana lagi :p
"ya gak apa2lah, kamu joget aja dek hahaha" - mum

"jo, profesi lo bukan di voli, DI NARI JO. INGET TUH. JANGAN KMANA2 SLAEN NARI" - jacq

oke oke

passion gw ternyata emg di DANCING
nothing else.

22 Agustus 2009

umbrella :]

Ticking of clock in empty room
Noise of rain kissing the roof
Wearing that coat for first time in a while, a ring in the pocket
memory seeps through the fingers

Coming out into city’s night, it’s been some days
Puddle becomes a small mirror
In that I stumble along, cos it hurts
Without you, I’m like a chair with an odd leg

Umbrella that was small for two of us
That seemed like an island in a cold world
It’s now too big and awkward
My left shoulder always used to be drenched
Burdened by memory, I drop my head, there
Shoelaces are undone as if they’re chucked away
But there’s only rain and wind around, no,
no-one to hold the umbrella up for me, and I cry

My ankles start to sink in the rain
My eyes start to sink in tears I once held back
I cry

You’re an umbrella over my head
Night with cold rain dripping on my shoulders
You being beside me became a habit of mine
I can’t go on without you, alone in the rain

Puddles of heaven’s tears on the ground
Moon that shines through star-covering clouds
Lonesome noises from shoes along the alley
I turned around, anxious, it was only an echo of mine
Shadow that looked just like myself
We couldn’t see each other, us
Are we separated, at last? I draw an answer
drawing in mind, and the answer, I smudge them

Umbrella that was too big in my eyes,
that unfolded from the world that made me cry
that blossomed with everlasting promise
Now, it’s torn up above two broken hearts
You’d never be there even if I turn around
My hands would be deep in my pockets
Wherever I freely walk around, my cheeks
Will soak up too easily, even in a drizzle

You’re an umbrella over my head
Night with cold rain dripping on my shoulders
You being beside me became a habit of mine
I can’t go on without you, alone in the rain

I’ve opened up, the door to my heart,
You’re an umbrella above my head
Your shadow is my shade,
You’re an umbrella above my head
I’ve opened up, the door to my heart,
You’re an umbrella above my head
Your shadow is my shade,
You’re an umbrella above my head

As you are no longer beside me…
You used to wait outside my window with an umbrella
I cry

You’re an umbrella over my head
Night with cold rain dripping on my shoulders
Without you beside me, the world’s only a half
You can’t go on without me
Forever in the rain

by TERESA TANOTO chpter 6

“Keara, pertama-tama, aku sangat bersyukur telah memiliki sahabat sepertimu, dan terimakasih kamu mau menjadi sahabatku. Kamulah yang menemaniku di bangku SMP ini. Kita bisa berbagi kisah hidup bersama. Terimakasih. Aku sangat berbahagia hidup bersamamu. Aku sangat berbahagia ternyata ada yang menyayangiku layaknya seperti adik. Tetapi, kali ini aku sangat minta maaf padamu karena tidak memberitahukan hal ini padamu. Aku tidak ingin kamu menjadi sedih karena ini. Padahal, aku ingin berbahagia denganmu di bulan-bulan terakhir ini. Kali ini aku sangat lelah. Biarkan aku beristirahat. Ya? Aku sangat menyayangimu Keara. Walaupun nantinya mungkin aku sudah tidak ada lagi, aku selalu hidup di hatimu dan menjadi bayanganmu yang menemanimu dimanapun dan kapanpun. Aku bersamamu Keara. Dan aku juga minta maaf karena aku tidak bisa memberikan apa-apa untuk ulangtahunmu. Aku berharap bisa memberikan lebih, tapi ternyata aku tak sanggup melakukannya. Maaf. Aku tidak bisa menunggu lama-lama lagi. Kamu tidak perlu membuang air matamu untukku, ok? Aku menyayangimu. Selalu.

Itulah yang dibaca Keara. Suatu surat mengharukan bagi dirinya. Penyesalan atas segala kesalahan yang telah Keara perbuat dirasakannya. Tetapi, saat ia selesai membaca surat terakhir dari Gilmore untuknya, ia menerima kabar dari Tante Dyllon. “Gilmore.”. yang menandakan bahwa ia telah pergi. Kemudian, Tante Dyllon melanjutkan, “Tadi, ada kata-kata terakhir dari Gilmore untukmu. Katanya, ia sangat menyayangimu dan ia memintamu supaya tidak bersedih karena dirinya telah hidup dalam dirimu.”. Kini, Keara hanya bisa menangis dan berusaha agar dirinya kembali seperti semula. Setelah beberapa minggu kemudian, ia dapat senyum dan kembali seperti dirinya sendiri. Gilmore pun senyum untuknya. Hanya ada beberapa kata terakhir untuknya . . .




by TERESA TANOTO chpter 5

“Keara, selama ini, Gilmore menganggapmu orang yang paling dia sayang. Selama ini, Gilmore merasakan kesedihan yang begitu besar karena sulitnya mendapatkan kebahagiaan dari sahabatnya sendiri, kamu. Gilmore menitipkan pesan ini padamu. Tante tidak tahu apa yang ada di dalamnya. Dari bulan Januari, Gilmore telah mengidap penyakit Leukimia. Dan ia berada pada stadium akhir. Presentase harapan hidupnya sangat kecil. Maksimal 2 bulan. Tetapi,suatu keajaiban diperolehnya hingga sekarang. Ia sangat menginginkan kamu kembali memberinya kebahagiaan yang dapat membuatnya tersenyum. Mungkin ia tidak ingin membuatmu menjadi sedih akan berita ini. Maka, ia tidak pernah menceritakan tentang penyakitnya padamu. Di bulan-bulan terakhir ini, dia selalu tersenyum mengenang semua kenangannya bersamamu. Tetapi, senyum yang ia gambarkan adalah senyum kesedihan. Sampai saat kemarin, tante belum melihat senyum bahagianya. Mungkin hanya dirimu yang dapat membahagiakannya, walaupun sebentar lagi dia sudah pergi. Mungkin dia ingin beristirahat sekarang. Terimakasih karena kamu telah menemaninya tadi. Gilmore juga menitipkan beberapa pesan padamu. Ya, lewat surat tadi itu. Sekarang, ia sudah terbaring lemah di tempat tidur itu. Di sampingnya selalu ada boneka itu. Boneka itulah yang melambangkan dirimu yang selalu ada di samping menemaninya setiap hari, setiap jam, setiap menit, dan setiap detiknya. Ia membuat boneka itu sendiri dengan susah payah. Ia menggunakan bulan-bulan terakhirnya untuk membuat boneka itu supaya ia dapat merasakan kehadiranmu di sisinya. Sekarang, ya, hanya itu yang bisa tante sampaikan padamu. Selebihnya, ada di surat yang telah kamu dapatkan.”

Begitulah yang dikatakan Tante Dyllon sebagai mama dari Gilmore, kepada Keara. Keara menatap lembut Gilmore yang lemah, berbaring di tempat tidur ruang ICCU. Berdoa dan memohon pada Tuhan agar ia diberikan keselamatan bagi Gilmore. Air mata trus mengalir membasahi pipinya. Kesedihan yang begitu besar menghantam hatinya. Berharap bisa memeluknya dan tidak melepaskannya. Keara sangat terkejut mendengar berita ini. Gilmore tidak pernah menceritakan apa-apa kepadanya dan baru hari ini ibunya memberitahukan berita tersebut kepadanya.

Sangat sulit bagi Keara untuk menerima hal ini. Ia hanya bisa menangis dan duduk. Ketika ia membuka surat itu, entah apa yang dipikirkannya, ia sangat merasa sedih. Seakan-akan ia ingin mengulang kembali masa lalunya bersama Gilmore. Dan ia hanya bisa berharap Gilmore dapat membuka matanya dan kembali bersama Keara. Tapi, itu hanyalah sebuah harapan kecil baginya. Ia berpikir dalam hati, ‘mengapa aku sebagai sahabatnya pun tidak mengetahui tentang ini? Mengapa saat kemarin kurang mempedulikan Gilmore? Padahal, hanya ada diriku di hatinya. Gilmore, tolong maafkan aku..’. Saat ia membuka surat dari Gilmore . . .

by TERESA TANOTO chpter 4


Mungkin saat-saat ini komunikasi antara kita berdua semakin jarang. Suatu saat, dimana hubungan kita yang mungkin menurutku sudah seperti angin lalu, aku merasa hidupku hampir seperti pohon tua yang sebentar lagi tak berfungsi. Aku terkejut akan berita yang kudengar tadi. Aku terkena penyakit yang menurut dokter belum atau tidak ada obat untuk menyembuhkannya. Sesungguhnya, sulit untuk disembuhkan karena aku telah mengidap leukimia stadium akhir. Aku sudah tidak tahu lagi apa yang dapat kuperbuat sekarang selain membuat karangan ini. Aku menyerahkan seluruh hidupku pada Tuhan. Memohon agar kehidupanku kembali seperti dulu. Kebahagiaan yang dulu tercipta bersama sahabatku, dapat terulang kembali menemani kehidupanku yang sebentar lagi tidak ada di bumi ini.

Keara, bisakah kamu kembali seperti dulu? Hanya untuk menemaniku di saat-saat terakahir. Sepanjang hidupku aku selalu menganggapmu sebagai kakakku sendiri. Tapi, kini aku tidak dapat melakukan apa-apa lagi. Aku hanya berbaring di tempat tidur, dan merasakan sakit yang tak tertahankan di tiap harinya. Semakin hari, kondisiku semakin memburuk. Begitu pula presentase harapanku untuk dapat bertahan hidup semakin mengecil. Kini, bulan Januari. Kata dokter, harapanku untuk hidup, hanya 2 bulan lagi. Tetapi, aku tetap bertahan, akan selalu bertahan.

2 bulan pun berlalu. Kondisiku kian memburuk bagai ranting yang telah layu, yang sebentar lagi akan patah. Aku sadar akan kondisiku sekarang. Ulangtahunnya tepat pada tanggal 1 Agustus mendatang. Sekarang, bulan April. Suatu keajaiban untukku dapat bertahan hingga sekarang. Kondisiku memang kian memburuk. Dokter menganjurkan padaku untuk tetap beristirahat di rumah sakit. Tetapi,

aku bersikeras untuk bertemu dengan keara di suatu tempat dimana kami sering berbagi kisah hidup di waktu dulu.

Dokterpun dengan berat hati mengijinkanku menemuinya.

Saat kami ditaman, kupandang langit biru yang terus berjalan seperti kehidupan.

Menghirup udara segar seakan-akan harapanku untuk hidup masih panjang.

Matanya menatapku.

Kemudian, kupeluk tubuhnya erat.

“Kau tahu, kini aku merasakan kebahagiaan yang sangat besar melampaui kesedihanku selama ini. Betapa bahagianya diriku saat berada dipelukanmu seperti ini..”. Aku kembali menatap matanya lembut. “Keara, kamu tahu apa maksudku mengajakmu ke tempat ini? Aku ingin mengucapkan selamat ulang tahun..”. Keara pun melanjutkan, “Tetapi ulangtahunku masih 4 bulan ke depan.. Itu masih lama..”. Aku pun menghela napasku panjang-panjang. “Menurutmu, aku dapat menunggu selama itu? Selamat ulang tahun Keara. Aku menyayangimu. Selalu.”. Sesaat kondisiku berada pada tingkat paling buruk, kemudian aku menatap Keara yang makin lama penglihatanku makin tidak jelas. Aku tak sadarkan diri. Aku dibawa ke rumah sakit dimana aku dirawat selama ini. Keara masih tidak mengerti mengapa tiba-tiba aku menjadi seperti itu. Ibuku menceritakan semuanya pada Keara…

by TERESA TANOTO chpter 3


Kapankah kamu dapat mengerti betapa bahagianya aku ketika bersamamu? Kapankah kamu dapat mengerti hatiku selalu ingin bersamamu? Kapankah kamu dapat mengerti betapa pentingnya dirimu bagiku? Kapankah kamu dapat mengerti aku mengatakan semua ini? Keara, sahabatku, mungkin tidak 3 tahun kita akan berpisah. Waktu yang akan kita lalui, tidak. Mungkin hanya aku yang melaluinya. Kita akan berpisah 1 tahun lagi. Mamaku bermaksud memindahkanku ke sekolah lain. Keara, tolonglah. 1 tahun ini, ingin aku gunakan untuk berbahagia denganmu. Sulit bagiku untuk menemukan orang sepertimu. Sekali lagi, aku mohon padamu. Aku ingin kau menemani hidupku dan mendengar semua curahan hatiku.

Banyak kenangan yang telah kulihat kembali yang menurutku sekarang aku tak mengira hal itu benar-benar terjadi. Mengapa aku tak dapat mempercayai diriku sendiri? ITU PERNAH TERJADI, GILMORE!!! ITU BUKAN MIMPI!!! ITU KENYATAANNYA!!! Mungkin saat itu, hatimu masih dapat mengerti apa arti hatiku. Tetapi, aku harus jujur padamu, kini, hatimu kosong tentang apa arti hatiku. Dan kali ini, kamu telah berjanji padaku, untuk membuatku gembira oleh karenamu. Tolong, aku benar-benar memohon padamu. Tepati janjimu yang ini. Aku juga menginginkannya. Jangan membuatku kecewa dengan kata-kata ‘AKU JANJI . . .’. Sudah cukup kamu mengatakan itu, dan ternyata kamu selalu membuat hatiku tidak lagi percaya denganmu.

Aku benar-benar meminta kebahagian darimu yang tulus. Aku sangat membutuhkanmu sekarang. Karena hanya dirimulah yang dapat membuatku memiliki rasa bahagia seperti dulu lagi. Dapatkah kamu menjawab pertanyaanku yang satu ini? Kapan kenangan-kenangan indah darimu untukku dapat terulang lagi? Hatiku penuh keraguan, kegelisahan, dan ketakutan. Takut kebahagiaan tidak dapat menemuiku. Mungkinkah aku mendapatkan seseorang yang mungkin lebih baik darimu? Kamu telah membuat hidupku yang hitam putih menjadi berwarna. Menjadi begitu berarti dalam sejarah hidupku.

Tetapi, sadarkah hatimu, pikiranmu, dan dirimu apa yang telah kamu lakukan padaku? Kamu selalu saja membentakku. Kamu selalu saja mencaciku. Kamu selalu saja membuatku sedih. Sedih yang begitu besar sampai kuberpikir, tak akan ada lagi kebahagiaan yang akan kutemui dalam hidupku. Setiap kali kumengingatmu, kumengenangmu, selalu saja aku menangis. Mungkin apa yang kulakukan karenamu, kamu selalu saja menganggap itu berlebihan. Tapi, hatiku sudah terlalu rapuh merasakan kelakuanmu padaku yang selalu saja membuatku terpecah belah. Namaku, mungkin sudah tidak ada dalam hatimu. Tetapi, namamu akan selalu ada dan selalu tinggal di dalam hatiku.

Mungkin aku selalu menangis dan merasa bersalah, tetapi, sadarkah kamu, bahwa aku menangis untukmu? Aku menangis karena kamu yang selama ini kukenal, berubah begitu saja seperti Keara yang tidak kukenal. Keara yang baru yang sama sekali tidak sehati denganku. Keara yang sangat berbeda dengan yang dulu. Keara yang saat ini tidak dapat menganggapku sebagai sahabatnya. Kapan kamu akan balik seperti yang dulu? Aku rindu dengan Keara yang kukenal. Aku tidak mengenali Keara yang sekarang. Kamu siapa? Dimana kau sembunyikan Keara, sahabatku? Kembalikan dia padaku!!! Sekarang!!!

Hari telah berlalu begitu cepat. Sekarang, ia berada di Canada yang sangat jauh denganku. Ia sedang pergi bersama keluarganya. Mengapa di saat-saat seperi inilah aku dapat menemukan dia kembali seperti dulu? Aku mengenalnya. Keara yang benar - benar sahabatku. Betapa gembiranya aku melihat pesan darinya . . .

“Gilmore, aku sangat sayang padamu. Tenang. Aku akan kembali ke tempatmu. Aku juga rindu padamu. Jangan terlalu sedih karena aku pergi sejauh ini. ‘kan aku selalu tinggal di dalam hatimu.. Senyum yaa. Dadah. “

Sangat gembira aku membacanya. Seakan - akan dia yang dulu telah kembali ke hadapanku. Apakah mungkin dia berkata seperi itu, memang dari hatinya? Atau hanya untuk membuatku gembira saja? Kini, kami sudah sangat jarang berkomunikasi. Aku menginginkan dia di sampingku. Tepat saat ini. Aku butuh seseorang yang bisa mendengarkan semua ceritaku dan pelampiasan hatiku.

Kini, aku tidak tahu berada di manakah hatinya? Apakah masih ada tempat hatiku di hatinya? Aku tahu. Langit saja bisa berbohong. Mengapa manusia tidak? Semua manusia pasti pernah berbohong. Semua dan pasti. Aku sangat berharap, kalimat ini dapat memulihkan kembali kegembiraan hatiku, walaupun tidak ada lagi seorang sahabat yang bisa menemaniku.

“Tiada kehidupan tanpa kesedihan. Jangan melihat ke belakang. Masa lalu telah berlalu. Tegakkan terus hidupmu. Hidup itu seperti awan. Selalu saja tidak menetap dan berubah - ubah.”

by TERESA TANOTO chpter 2

Sekarang, tidak ada lagi senyum yang menemaniku tiap hari. Senyumku selama ini, tergantikan oleh air mata yang selalu keluar karena beratnya beban kesedihanku karenanya. Kami pun sekarang, layaknya seperti air dan api yang selalu bertengkar. Aku pun tidak tahu alasan semua kejadian ini. Aku rindu pada semua kenangan indahku bersamanya, yang selalu membahagiakanku di setiap detiknya. Semua kenangan itu, kini telah hilang dari bumi, tapi tetap tersimpan dalam hatiku, dan menganggap saat-saat sekarang hanyalah mimpi yang kuharapkan tak pernah terjadi dalam persahabatanku dengannya. Tapi, ternyata, mimpi-mimpi itu selalu hadir menggangguku tiap hari. Kami selalu tidak akur, dan saling menjengkelkan.

Aku sudah lelah marah-marah terhadapnya tiap hari. Dan aku pun juga sudah lelah dimarahinya tiap hari. Sampai saat ini pun aku masih bingung apa penyebab semua ini. Ia selalu menganggapku tidak bisa segalanya, dan selalu menganggap aku bukan siapa-siapanya. Sudah 3 bulan aku dihantam rasa sedih yang begitu berat dalam hidupku, yang dikarenakan oleh sebab yang itu-itu saja. Akankah sebentar lagi aku akan berpisah dengannya? Aku tidak ingin kehilangan sahabatku satu-satunya. Aku sudah seperti orang yang telah kehilangan kewarasannya di kelas. Tanpa sebab, aku dapat tiba-tiba tertawa sendiri di kelas untuk menghibur diri sendiri. Kadang, aku akan diam beberapa jam untuk memikirkan masalah yang ada selama ini. Tetapi, aku yakin, ia sekarang tidak akan pernah mengerti bagaimana perasaanku saat ini yang sudah kupendam selama 3 bulan. Dan aku sadar akan tingkah lakuku, ini semua tidak akan ada artinya apa-apa. Dia mungkin saja tidak akan meladeniku lagi. Kini, aku hanya bisa berharap, ia akan kembali seperti dulu, sebagaimana layaknya sahabat.

Banyak kalimat yang diucapkannya, yang saat ini menurutku amat berarti. Ingin diucapkannya lagi. Ingin mendengarnya lagi. Ingin melihatnya di surat lagi. Sebentar lagi, kamu akan ke Amerika, dan tentu saja berpisah denganku. Sebentar lagi kita akan berpisah. Aku perjelas itu. SEBENTAR LAGI KITA AKAN BERPISAH. Ya, aku tahu itu. Tapi, bisakah jangan sekarang? Tolong, aku membutuhkanmu seumur hidupku. Kamu tidak tahu susahnya aku mencari sahabat yang dapat bertahan lama denganku sepertimu? Mungkin menurutmu, aku tidak dibutuhkan olehmu lagi. Mungkin kamu telah mendapatkan teman baru lagi yang lebih baik dariku. Mungkin kamu akan meninggalkan aku secepatnya. Tapi, aku akan berkata sesuai apa yang ada di dalam hatiku ini, “AKU MEMBUTUHKANMU”. Pernahkah di dalam hatimu dapat merasakan betapa besar kesedihan yang kurasakan? Pernahkah kamu menepati semua janji yang telah kamu ucapkan padaku?

Kadang, aku berpikir, kapan kesedihanku akan terkalahkan oleh rasa gembiraku? Kapan rasa gembiraku datang? Kapan rasa sedihku musnah? Semua jawaban itu dapat diperoleh, tergantung darinya. Hanya dialah yang dapat merubah kesedihanku itu. Seandainya saja aku dapat menemukan dia kembali seperti masa lalunya, aku akan merasakan kegembiraan yang melampaui batas kesedihanku.

Masih banyak kata-kata yang tak dapat kuucapkan di karangan ini. Masih banyak kisah-kisah yang berarti dalam hidupku berasama dengannya yang tak dapat kulontarkan di karangan ini. Masih banyak kenangan indah berasama dengannya yang tak dapat kuberikan pada kalian yang telah membaca karangan ini. Masih banyak kejadian-kejadian yang mungkin akan terjadi yang tak dapat kuperhitungkan. Tetapi, biarlah kalimat-kalimat ini menjadi perantaraku untukmu, sahabatku.

Kamu akan selalu berada di dalam hatiku, walaupun kamu menganggapku seperti angin lalu ..

Kamu akan selalu kuinginkan, walaupun kamu menganggapku seperti barang tak bernilai ..

Kamu akan selalu menjadi sahabatku, walaupun kamu menganggapku seperti orang tak dikenal ..

Kamu akan selalu kuingat, walaupun kamu menganggapku seperti barang terbuang ..

Kamu akan selalu kusayang, walaupun kamu menganggapku seperti musuhmu sendiri ..



by TERESA TANOTO chpter 1

Karangan ini, kupersembahkan untuk satu-satunya orang yang menurutku special di mataku, juga dalam hidupku ..

Karangan ini, merupakan kalimat-kalimat yang keluar dari hatiku ..

Karangan ini, sangat kuharapkan dapat dibaca olehnya, dan dia dapat mengerti apa semua maksudku dalam karangan ini ..

Namaku Gilmore. Sejak aku berada di bangku sekolah dasar, sampai aku memasuki sekolah menengah pertamaku, jujur, aku tidak pernah mempunyai seorang teman akrab. Tidak memiliki teman hidup seperti ini, selalu mengganjal di hatiku. Aku tidak dapat mengerahkan isi hatiku pada siapapun. Kalau ada sahabat pun, tidak akan tahan lama entah kenapa. Tetapi, sebenarnya, Tuhan memberiku pertolongan yang begitu besar untukku. Pada aku duduk di bangku sekolah menengah pertamaku, tahun ke dua merupakan tahun yang begitu menyenangkan. Suatu saat, aku meminta dia, Keara, untuk mengisi bukuku. Ternyata, aku dan dia menjadi sepasang teman yang amat akrab.
Kami menjalin hubungan yang amat dekat, sampai akhirnya, kutemukan teman akrabku yang pertama di kehidupanku ini. Kami menjadi teman yang amat harmonis. Aku dapat mengerahkan isi hatiku padanya, dan ia pun memberikan respon yang membuatku selalu tersenyum. Senyum yang selalu ada tiap hari karenanya, selalu muncul dari hatiku yang terdalam. Senyum yang paling bahagia ketika aku mendengar suaranya, bertemu dengannya, berada di sampingnya, dan berbagi cerita hidup dengannya. Sampai detik ini, kami sudah berteman selama 1 tahun dan 3 bulan. Bagiku ia amat lama menjadi teman akrabku. Paling lama diantara yang lain.
Setelah aku sadar, dia sahabatku, orang yang dapat mendengar ceritaku dan memberinya respon, aku menganggapnya sebagai ORANG YANG SELALU BERARTI DI HATIKU.

Sekalipun dia membenciku, aku akan selalu tetap menyayanginya.

Sekalipun dia marah padaku, aku terima saja apa perkataannya.

Sekalipun dia jengkel padaku, aku selalu berusaha untuk tidak menjengkelkannya, dan tentu saja minta maaf.

Kupikir, 3 tahun lagi, ia akan meninggalkanku karena tempat kuliahnya yang begitu jauh dengan tempatku, London. Tapi, aku bingung dengan keadaan sekarang. Mengapa sekarang kami seperti orang yang pernah kenal saja? Bahkan seperti orang yang TIDAK pernah kenal. Apa artinya diriku sekarang di matamu? Aku sudah tidak pernah menceritakan cerita hidupku lagi dengannya. Sahabatku yang selama ini kukenal, yang selama ini kuanggap dia orang yang paling berarti di hatiku, lenyap begitu saja. Lagi-lagi kesedihan menghantam hatiku, yang membuat air mataku terus menerus mengalir. Langit sekali pun tahu berapa besar kesedihanku yang kurasakan sekarang. Mengapa sekarang aku dilihat olehnya seperti udara yang tidak dapat dilihat? MEMELUKMU, SAMA SAJA SEPERTI MEMELUK KAKTUS. MAKIN DIPELUK MAKIN SAKIT RASANYA.

20 Agustus 2009

randomized post

aduh beneran deh gw gatau mau post apa *writers block*
hmm hmm oh iya lantai di kamar koko gw MELEDAK hahah
bukan meledak sih, hemmm gimana ye ngmgnya, kea retak2 gitu abis itu
diinjek sama koko gw trus bnyinya JDUAR gitu
skrg lg direnov, jadi gw digusur ke kmr bnyok gw koko gw ngungsi ke kmr gw
and my brother said that my room is COLDER THAN HIS ROOM
blah. 16 drjat aja itu masih adem ko, jadi buat aku tuh nggak terlalu dingin
dan dia ngubah temperaturenya jadi 26 drjt. HAH ITU MAH PANAS BANGET
oh yeah hari ini rekor gw brgkt ke sekolah sekitar jam 5.20
gara2 naek jemputan -_-"
yah mgkn itu aja kali ye. gw bingung mau post apa

18 Agustus 2009

heartbreaker !

I move by myself. You're my heartbreaker.
I do not kneel anywhere, still useful and haven't died yet
My body was ruined because of you
My dream was lost, my mind is lost
If it is for you i will move my body
I will race to where you are
But you only wave and wave GOODBYE
You said you hate me, what is the reason?
Your confident expression reveals everything and saddens me
But I still like you and ask for another chance
I hate it that you have turned once and I hate your COLD GLARE
you're my heart heart heart heart heart breaker
what have I done is wrong
no way no way
I'm leaving you i really am
let's see if you live well
My tragic love is tiring and goes wrong, no way
I ask everyday and you said that i have changed, no more words
Talk only if you know who you're dealing with
I'm now out of control, continuing alone
At that very place, GOODBYE and GOODBYE
You said you hate me, what is the reason?
Your angry voice reveals everything and saddens me
But I still like you and ask for another chance
I dislike it that you have turned once and I dislike your COLD SMILE
you're my heart heart heart heart heart breaker
what have I done is wrong
no way no way
I'm leaving you i really am
let's see if you live well
My tragic love is tiring and goes wrong, no way
I'll still be there, at your turned-off phone
I'll still be there, in front of my mailbox
I'll still be there, even if we're not close anymore
The words, "Let's be together forever"
It is only for a sweet moment
Why aren't you affected?
I'm in so much pain
you're my heart heart heart heart heart breaker
what have I done wrong?
you're my heart heart heart heart heart breaker
no way no way
h.e.a.r.t breaker
no way.

17 Agustus 2009

hari merdekaaaaaa wuwuw

yak hari ini tgl 17 agustus 2009
upacara di sekolah seperti biasa dan ... gw ikut MB .. hah
apel jam 6 pagi jadinya gw musti bangun jam stgh 5 PAGI
gw masih ngantuk bahkan pas dibangunin aja mata gw masih ketutup -_-"
abis itu pas dikasih tau bokap apel jam 6 langsung deh melek 0_0"
mandi buru2 trus topi gw ilanggg AAAAA
ternyata dicuci toh.. ehewww
udh gitu makan cepet2 lgsg deh ngebut ke sanur
ternyata udh ada yg dtg
dan cukup rame
gw kira gw bakalan telat apel.. OH NOOOOOOO~ gw gamao ye disuruh push up pagi2
yah ternyata pemanasannya cuma daily exercise doang
dan pas upacara tuh bner2 pegelnya mau mampus
yg laen duduk kita tetep berdiri tapi sambil posisi istirahat, TAPI TUMIT GW SAKIT BANGET YA OLOOOHHHHHHH
trus ya ada drama dari ank sd gitu
trus ada yg bawa tas, koper, sama benda bulet2 item gitu, dan ternyata di punggung anak itu ada tulisan "TERORIS"
YA OLOOHHH MAKJAAANN LUCU BENER AHAHAHAHA bahkan sampe ketawa2 ngakak gitu
trus ada yg tawuran gitu, dari SD, SMP, SMA, BAHAHAHA bayangkan ada SD TAWURAN BAHAHAHAHAHAA.

hmm trus pas slese upacara, kita dikasih tau kalo maennya jelek, YAH GW EMANG BERASA AMIT2 JELEKNYA MAU NGULANG *ktok2 meja*
trus gw nunggu di jemput sampe jam 11 abis itu ke GI buat nyari celana buat biking
gw sih ngikut2 doang soalnya gw lg kpengen makan sour sally hehehehe
untugnya kesampean juga makan sour sally dan gw dr GI beli album SUPER JUNIOR SORRY SORRY REPACKAGE ALBUM YIPIEE~ hahaha

udh gitu ke cc buat jmput kk gw, ternyata dia kluarnya lama bgt beneran deh, akhirnya gw turun ke cc
pas gw isuruh balik ke mobil, gw sambil smsan dan tiba2
"DUAARRRRRRR" si chris ngagetin gw, oke deh bagus bangt ye lo ngagetin gw graor! untung gw ga mati mendadak hahahhaa

ya udh gitu balik ke rumah dan ga ngapa2in hueeehh males.


16 Agustus 2009


okay i'm totally drooling over GONG MINJI
aaaaa she is only 16 y.o nahh she's my unnie then :P

just watch this and comment. she is the last one to dance. OKAY. dang she is perfect at popping.


sorry for the wrong grammar bwee :P

13 Agustus 2009

pfft. randomized post.

PFFTTTTTTTTTTTT.. hahah i kinda like that words like PFT!

kmrn si Romo ngmg katanya drpd fb mendingan blogging. WOW NICE ROMO!
hmmhmm oh i kinda annoyed gara2 tatib yg ga boleh bawa hp kamera.
hmm terus
*hey stell-ah if you read my post, i really meant this to you, bwahahah*
maaf grammar acakadut, hiraukan saja


oh iya sabtu kmrn gw nginep di tmpt spupu gw di rumah barunya yg super big di ancol
ternyata spupu gw kluarganya lg ada party gitu jadi gw makan di plaza indonesia baru ke rmh spupu gw
pas lg jalan2 ke aksaram gw nemu barang bagus
tapi harganya melayang ke langit bok
trus pas mau jalan ke rmh spupu gw
gw kan slalu dgrin ipod dan tiba2 pluk earphone gw RUSAK DAN PATAH
swt swt swt swt
akhirnya gw ga dgrin ipod daannnn nelpon spupu gw yg pada akhirnya ga diangkat2
ternyata pas gw nyampe di rmhnya DIA GA BAWA HP
pantesan aja gw telpon drtd ga diangkat2
yg paling nyebelinnya itu ye ada yg konser gitu di ancol jadi jdang jdung gitu brisik hahaha
untungnya klo masuk kamar bunyinya ga parah2 bgt
trus gw sama spupu gw maen sampe jam 12 abis itu baru kecapean tidur deh
absnya itu loh ahhaah gak nahan
i'm totally drooling over LBH!

06 Agustus 2009

help me please!

help meeeee i'm on a diet program aaaa~

03 Agustus 2009

tottaly 'TOBAT'

bahahahah menurut judul postingan di atas..

saya bertobat. entah knp gw jadi sedikit lebih rajin dibandingkan pas gw kelas 8.

and i kinda like this situation. keanya adem ayem tenang gitu jadi enak2 aja gw hehe
hopefully gw bisa mempertahankan keadaan ini